“Jangan menunda-nunda, kendalikan proyek konstruksi secara benar”

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Karanganyar, Edhy Sriyatno ST MT, meminta kepada para rekanan penyedia jasa konstruksi untuk mempercepat tahapan pekerjaan melalui pengendalian proyek secara benar.

Pernyataan itu disampaikan Edhy Sriyatno saat menjadi narasumber di hadapan peserta Pembinaan Jasa Konstruksi di Hotel Nava Tawangmangu Karanganyar, Kamis (31/10). Menurut Edhy, para rekanan memiliki kebiasaan kerap menunda-nunda untuk memulai pekerjaan dengan alasan bermacam-macam. “Begitu dinyatakan sebagai pemenang lelang, harusnya segera mencari tenaga kerja, menghubungi laveransir, mencari peralatan dan sebagainya sehingga pekerjaan segera bisa dimulai. Jangan suka menunda-nunda,” pesan Edhy.

Selain menunda awal pekerjaan, Edhy menjelaskan keterlambatan pekerjaan disebabkan beberapa faktor, seperti jumlah tenaga kurang, tenaga kerja kurang cakap/terampil, pasokan material terlambat, serta jumlah peralatan kerja yang kurang memadai. “Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018, penyedia jasa bertanggung jawab atas pelaksanaan kontrak maupun mutu hasil pelaksanaan konstruksi,” urainya.

Lebih lanjut Edhy menjelaskan kualitas pekerjaan sangat ditentukan penguasaan dan penerapan metode pelaksanaan kerja di lapangan secara benar. Tahapan kerja konstruksi, urai dia, harus dilaksanakan secara urut dan benar. Demikian pula prosedur dan tata cara di dalam menyelesaikan pekerjaan. Di samping itu, pemenuhan spesifikasi teknis mutlak dilakukan sehingga seluruh pekerjaan sesuai yang diharapkan.

Edhy juga mengingatkan berbagai permasalahan yang terjadi di dalam pelaksanaan kontrak konstruksi, seperti wanprestasi, mobilisasi tidak sesuai, tidak tertib administrasi, atau masa pemeliharaan yang tidak dilaksanakan secara optimal.

Selain Edhy Sriyatno, Pembinaan Jasa Konstruksi juga menghadirkan narasumber Arief Setiawan BN ST MEng PhD (Dosen Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM) yang menyampaikan materi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi di Indonesia, Drs Hery Suroso ST MT (Dosen Teknik Sipil Unnes Semarang) yang menyampaikan materi Permasalahan Pekerjaan Konsultan & Konstruksi, serta Mulyati Zamzami SE MAcc (praktisi pengadaan barang/jasa) yang menjelaskan materi tentang Pengadaan Barang Jasa Melalui Penyedia.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Drs Sugeng Raharto MSi, menjelaskan melalui kegiatan pembinaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi di Kabupaten Karanganyar.

75 thoughts on ““Jangan menunda-nunda, kendalikan proyek konstruksi secara benar”

  1. Ping-balik: viagra 50mg
  2. Ping-balik: best ed pills online
  3. Ping-balik: online ed medications
  4. Ping-balik: cheapest ed pills
  5. Ping-balik: Cialis in usa
  6. Ping-balik: Get cialis
  7. Ping-balik: order levitra
  8. Ping-balik: vardenafil cost
  9. Ping-balik: vardenafil pills
  10. Ping-balik: cialis online cheap
  11. Ping-balik: slot machines
  12. Ping-balik: cash payday
  13. Ping-balik: no credit check loans
  14. Ping-balik: installment loans
  15. Ping-balik: viagra pills
  16. Ping-balik: buy cialis
  17. Ping-balik: cialis 20
  18. Ping-balik: 20 cialis
  19. Ping-balik: cialis internet
  20. Ping-balik: generic cialis
  21. Ping-balik: casinos
  22. Ping-balik: sildenafil online
  23. Ping-balik: cheapest viagra
  24. Ping-balik: viagra alternative
  25. Ping-balik: cialis 5 mg
  26. Ping-balik: cialis 20mg
  27. Ping-balik: vegas casino online
  28. Ping-balik: online casinos usa
  29. Ping-balik: online cialis
  30. Ping-balik: hcaunnyz
  31. Ping-balik: how to buy viagra
  32. Ping-balik: cialis
  33. Ping-balik: viagra
  34. Ping-balik: precio viagra
  35. Ping-balik: sat essay help
  36. Ping-balik: ivermectin 1
  37. Ping-balik: doxycycline walmart
  38. Ping-balik: prednisolone uso
  39. Ping-balik: diflucan dosing
  40. Ping-balik: propecia for hairline
  41. Ping-balik: neurontin med
  42. Ping-balik: paxil price
  43. Ping-balik: keto diet 101

Comments are closed.