DPUPR Sukoharjo ke DPUPR Karanganyar studi tentang Persetujuan Bangunan Gedung

Bidang Cipta Karya DPUPR Karanganyar, Senin (30/5), menerima kunjungan dari Bidang Cipta Karya DPUPR Sukoharjo. Kunjungan tersebut dimaksudkan dalam rangka studi banding mengenai pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Sukoharjo, Hanan Oktavianto ST MT, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk saling bertukar informasi mengenai pelayanan PBG di Kabupaten Karanganyar. Menurut Hanan, intensitas penerbitan PBG di Karanganyar dirasa cukup tinggi. “Kami ingin belajar dari Karanganyar, barangkali memiliki solusi dari beberapa permasalahan yang kami hadapi,” kata dia.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Karanganyar, Asihno Purwadi ST, menjelaskan bahwa penerbitan PBG di Kabupaten Karanganyar terus berproses agar bisa memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Menurut Asihno, dengan regulasi yang baru sebagai pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut, harus ada penyesuaian-penyesuaian yang tentu membutuhkan waktu yang tidak pendek. “Masyarakat belum terbiasa, demikian pula dengan petugas juga masih banyak belajar mengenai aturan baru ini,” ujar Asihno.

Pejabat Fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda, Farid Achmadi ST MT, dalam paparannya menjelaskan bahwa penerbitan PBG di Karanganyar berjalan dinamis mengikuti perkembangan regulasi yang ada. “Sejak terbit PP Nomor 16 Tahun 2021, kami terus mengikuti dinamika, mulai dari masa transisi hingga saat ini terus berusaha untuk memberikan layanan PBG secara optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Farid menjelaskan bahwa untuk membantu masyarakat, pihaknya membuka layanan online melalui Whatsapp di Nomor 081391498880. “Layanan PBG sekarang harus melalui SIMBG. Sebagai sistem yang baru, tentu masih banyak yang awam. Untuk itu, masyarakat yang ingin bertanya kaitan permasalahan PBG silakan menghubungi di nomor tersebut.”

Lebih lanjut Farid memaparkan bahwa intensitas penerbitan PBG, berdasarkan pantauan SIMBG tertinggi di Kecamatan Gondangrejo, disusul Colomadu dan Tasikmadu.