Tak Berkategori

Pemeliharaan Rutin Jalan Kyai Mojo

Petugas UPT Pemeliharaan Jalan Jembatan dan Irigasi Kecamatan Karanganyar melakukan pemeliharaan rutin jalan di ruas jalan Kyai Mojo. Pemeliharaan rutin jalan menggunakan bahan Latasir (sand-sheet), di mana lubang-lubang jalan yang ada di ruas Jalan Kyai Mojo ditutup dengan material tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan kinerja jalan agar tetap nyaman dilalui.

Pemeliharaan rutin Jalan Kyai Mojo oleh petugas UPT Pemeliharaan Jalan Jembatan dan Irigasi Kecamatan Karanganyar

Pemeliharaan rutin Jalan Kyai Mojo oleh petugas UPT Pemeliharaan Jalan Jembatan dan Irigasi Kecamatan Karanganyar

Giat Pembibitan Seksi Prasarana Sarana Umum Bidang PKP

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Dinas PUPR Kab Karanganyar melakukan pembibitan tanaman di seputaran alun-alun. Kegiatan rutin dilakukan sebagai upaya pemeliharaan tanaman. Selain untuk pemeliharaan, dilakukan untuk menjaga wajah kota selalu kelihatan bersih,indah, asri dan menambah keindahan seputaran alun-alun menjadi lebih nyaman bagi masyarakat pengguna fasilitas umum. Simak kegiatan sebagai berikut

Pamsimas Karanganyar studi ke Desa Sapen

Penerimaan rombongan di Balaidesa Sapen Mojolaban

Penerima program Pamsimas Hibah Insentif Desa Menuju Air Minum Aman (HID MAMA) Kabupaten Karanganyar Tahun 2021, Selasa (10/8), melakukan studi komparasi pengelolaan Pamsimas di Dukuh Jatisari Desa Sapen Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Kunjungan difokuskan pada pembuatan water treatment sederhana untuk mengurangi kadar logam berat.

Guru Besar FMIPA Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Pranoto MSc, yang hadir mendampingi dalam kunjungan tersebut menerangkan bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan, lempung alofan secara signifikan mampu mengurangi kadar zat besi pada air sumur dalam. “Lumpung alofan memiliki kemampuan sebagai penyerap logam berat dan bahan beracun yang mungkin terkandung dalam air, sehingga air yang dihasilkan benar-benar air yang sehat dan bersih,” kata Pranoto.

Penjelasan Guru Besar FMIPA UNS, Prof Dr Pranoto MSc, kepada peserta Pamsimas Karanganyar

Pamsimas Dukuh Jatisari memanfaatkan tanah lumpung alofan aktif yang diambil dari Desa Cangkol Kecamatan Mojoloban. Tanah tersebut sudah melalui penelitian dari Laboratorium FMIPA UNS dan dinyatakan layak sebagai adsorben ion logam karena mempunyai porositas yang tinggi untuk menyerap logam berat. “Tidak semua tanah lempung bisa dipakai dan harus melalui melalui penelitian laboratorium, baru bisa dipakai,” terang Pranoto. Lempung alofan yang diterapkan di Pamsimas Jatisari ini dibuat dalam bentuk bulat-bulat kemudian dibakar. Setelah keras, kemudian diletakkan di bak penyaring bangunan Pamsimas dengan ditambah ijuk, arang dan pasir silika. Bahkan, terang Pranoto, air yang dihasilkan ini bisa menjadi semacam sanitizer alami.  

Tim DC Konsultan Pamsimas Karanganyar, Haryono SE, mengharapkan pengelolaan Pamsimas Jatisari tersebut bisa diterapkan di Kabupaten Karanganyar guna menghasilkan air bersih untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kunjungan lapangan ke Pamsimas Jatisari Desa Sapen Mojolaban Sukoharjo

Bangunan bak penyaring di Pamsimas Jatisari Desa Sapen Mojolaban

UPT Tawangmangu Cat Turus dan Percantik Jembatan Kabupaten

Petugas UPT Pemeliharaan Jalan Jembatan dan Irigasi Kecamatan Tawangmangu melakukan pengecatan pohon turus jalan di ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Tawangmangu. Selain itu, petugas juga mengecat ulang beberapa jembatan kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertegas aset kabupaten sekaligus mempercantik wilayah dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Pengecatan pohon turus jalan

Pengecatan jembatan kabupaten di wilayah Tawangmangu